Derita Si Udang dan Sahabatnya, Si Keledai

Pernah denger ngga orang memaki2 dengan istilah :

Dasar otak udang!

Atau :

Otak keledai!!

Artinya sih ± : bodoh

Dipikir2.. Apa ya salahnya si udang ama keledai sehingga diasosiakan ama kebodohan?

Konon kabarnya si keledai ini kalah saing ama kuda.

Hmm..

Emang sih kuda itu kesannya gagah, ngga tau kenapa image itu yang ketanam dalam otak gua, even kuda yang dipakai buat narik delman.

Kalau kuda pacuan sih ngga usah diomong karena selain gagah, ada aura kebanggaan berbaur kesombongan yang memancar dari dirinya, huehehe :p

Sementara keledai?

Paling banter dipakai buat narik gerobak.

Kadang musti diiming2i wortel yang ditaruh di depan hidung baru dhe mau jalan.

Apa mungkin karena keledai sering bangets jatuh terperosok makanya dibilang dia bodoh?

Aahh.. Manusia, tapi kamu lupa satu hal lhoo..

Ada yang bilang :

Keledai ngga mungkin jatuh dua kali di lubang yang sama!

Sementara manusia?

Sometimes suka berkali2 terjatuh, tersungkur, terjerembab, nyungsep dan berbagai macam istilah lainnya dengan artian yang sama tapi intinya manusia sering terperosok di lubang yang sama sampai berkali2.

Tentu saja lubangnya bisa dianggap sebagai kiasan, bukan bener2 lubang yang menyebabkan kaki kita terjeblos ke dalamnya.

Tapi coba dipikir2..

Seberapa sering kita terantuk masalah yang sama berulang2?

Sering?

Kalau githu kalah donks ama keledai, huehehehe :p

Berarti manusia itu pada dasarnya lebih bodoh daripada keledai?!

Huehehehe..

Well..

Gua sebenarnya ga terlalu suka sih kata ‘bodoh’, ‘bego’, dan sejenisnya.

Karena apa?

Tiap orang sebenarnya ya punya kebodohannya sendiri2.

Dengan mengucapkan kata itu ke orang lain ya sebenarnya tinggal tunggu waktu aja sebelum kata itu akhirnya balik ke kita juga, ahahaha :D

Terus si udang, kenapa sih si udang senasib ama keledai?

Gua pernah dengar ada yang bilang itu karena letak otak udang itu satu tempat ama saluran pembuangan makanya otak udang bercampur dengan kotoran.

Eh tapii, udang itu salah satu jenis seafood yang kaya protein dan konon bisa bikin otak makin cerdas lho!

Nahh, lhoo..

Adalah kata2 temen gua via telp beberapa waktu lalu yang bikin gua jadi mikir..

Temen gua bilang gini :

Kasian lho jelek2in si udang, dia khan ciptaan Tuhan.

Mmm..

Benar juga, apa artinya ketika kita menjelek2an seseorang berarti kita menghina ciptaanNya?

Sebenarnya gua ga pernah terlalu mikirin hal ini sih.

Tapi kalau pas lagi mau mikir2, mungkin memang benar semua ciptaan Tuhan itu memiliki sesuatu yang bisa kita pelajari darinya.

Ciptaan Tuhan itu ngga ada yang gagal, even kalau menurut mata manusia mungkin dipandang kurang memanjakan mata yang melihatnya tapi pasti ada kelebihan yang Tuhan berikan untuk ciptaan yang bersangkutan.

Mawar tidaklah lebih indah daripada bunga rumput.

Mereka berdua sama indahnya dengan karakteristik yang berbeda.

Seperti misalnya untuk menikmati kecantikan mawar, orang harus rela merasakan durinya terlebih dulu sebelum berhasil menggapai bunganya.

Tapi bunga rumput liar? Keberadaannya ada di mana2 dan tubuhnya yang mungil tahan banting menghadapi perubahan cuaca tanpa perlu ada yang merawatnya secara khusus.

Di taman rumah gua, kadang di sepetak tanah suka bermunculan rumput2 liar beraneka jenis.

Menurut gua sih mereka bagus2 aja bentuknya, tapi karena mereka dianggap rumput liar maka tanpa ampun langsung dibabat abis.

*hiks*

Somehow I do believe we can learn many great things from nature.

Dan berhubung ciptaan Tuhan berupa hewan, tumbuhan, benda2 langit, unsur2 alam dan lain-lain itu banyaak bangets jenisnya, mungkin aja kita belajar hal yang sama dari hewan yang berbeda, atau mungkin malah belajar hal yang berbeda dari hewan yang sama.

Mari coba kita tengok lagi si keledai.

Kenapa ya keledai bisa ngga jatuh dua kali di tempat yang sama?

Mungkin saking seringnya terperosok jatuh ke dalam lubang dan merasakan sakitnya, maka si keledai jadi lebih memperhatikan tempat di mana kakinya berpijak dan dia akan berusaha mengingat2 di mana saja dia pernah jatuh dan merasakan sakit.

Maka ketika sang keledai lewat di tempat yang sama lagi, ketika sedang menuju ke arah lubang tempatnya dulu terjatuh maka dia akan menghindari lubang itu.

Kalau si udang?

Nyam nyam enak direbus terus dimakan pakai sambel jeruk *sluurrpp*

Upss.. Salah konteks yaa, ahahaha :p

Hmm.. Apa ya?

Ah ya, tentu saja, mari kita bahas tentang otak dan kotoran yang bercampur jadi satu.

Bagi banyak orang mungkin itu suatu ‘kesalahan’, tapi hal ini tetap ngga bisa menutupi fakta bahwa udang itu bergizi tinggi ‘bo!

Jadi yaa sama seperti manusia, apa yang mungkin dianggap sebagai kelemahan dan kekurangan oleh banyak orang, ngga bisa dipungkiri bahwa pasti ada kelebihan dalam diri orang tersebut yang bisa menjadikannya sebagai pribadi yang lebih hebat daripada mereka yang merendahkannya.

Entah kenapa, kalau belajar dari alam, gua pasti selalu mengaitkannya dengan manusia.

Atau mungkin secara ngga sadar gua selalu menganggap ada ‘jiwa’ manusia yang bersemayam dalam diri tiap hewan atau tumbuhan yang mana gua mendapat pelajaran darinya.

Atau mungkin gua membayangkan sosok manusia bertubuh hewan atau pohon?

Ngga jelas juga, hahaha, karena ya emang ga terlalu mikirin juga sih :p

And sometimes at the right time, the lessons just come my way.

Walaupun selama ini gua selalu melihatnya tapi ketika waktunya belum ‘pas’ ya gua ngga mendapatkan apa2 dari apa yang gua lihat itu :D

Hmm.. Hmm..

Harus selalu siap buka mata tiap saat neeh (kecuali pas lagi tidur) karena udah lama juga gua ga mendapatkan pelajaran dari alam *sigh*

Btw, tiap kali ngerasa Tuhan ngga sayang ama kita, coba dhe perhatiin pohon2 di pinggir jalan, atau yang ada di tanah kosong atau di rumah yang terbengkalai.

Ngga ada yang secara rutin menyirami dan memberi mereka pupuk but heyy, they survive!

Kenapa?

Karena Tuhan selalu memelihara ciptaanNya.

Pohon aja dipelihara, apalagi manusia, iya ngga?

Iya aja dhe, hahaha..

Duh, laperr nih.

Nyokap masak apa yaa today? :q

Yukk aahh..

sumber: http://welcome2wonderland.wordpress.com/

Hehehehe.. Iya juga. Bener ni… Jangan salahin si Udang sama si Keledai donk… mereka kan juga ciptaan Tuhan. 😀

Tapi, Author WELCOME2Wonderland, Berhubung aku ini tinggal di perantauan.. nggak hidup sama orangtua… jadii… *gleekkkkk

Boleh Numpang makan di rumah kamu, nggak????

 

hehehehheehhe

Just Kidding, Bro!!!

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s