Perbedaan Zaman “Flinstone” dan Zaman “Kertas”

Kita sering mendengar istilah Sejarah dan Prasejarah. Mungkin masih ada yang bingung, apa sih perbedaan dari dua kata tersebut?? Mari kita bahas.

Zaman Sejarah adalah zaman ketika manusia telah mengenal tulisan. Mereka telah pandai membaca dan menulis. Ilmu yang mempelajarinya disebut Sejarah. Setiap bangsa bahkan setiap suku bangsa belum tentu sama dalam mengakhiri zaman Prasejarah dan memulai zaman sejarahnya.

Misalnya, Bangsa Indonesia memulai zaman sejarahnya pada abad ke-5 tetapi belum semua suku di Indonesia pada saat itu memasuki zaman sejarahnya. Suku-suku Terpencil di Papua baru abad ke-20 memasuki zaman sejarah. Bangsa Mesir dan Mesopotamia sejak +/- 3500 SM telah memulai Zaman Sejarah. Bangsa India sejak +/- 2000 SM telah mengakhiri zaman Prasejarah.

Zaman Prasejarah adalah zaman ketika manusia belum mengenal tulisan. Ilmu yang mempelajarinya disebut ilmu Prasejarah. Pada zaman Prasejarah manusia hanya meninggalkan sisa-sisa hasil kebudayaan, misalnya alat berburu dan menangkap ikan, alat menebang pohon, alat pertanian, alat pertukangan, tembikar, perhiasan dan alat upacara. Sisa-sia peninggalan zaman Prasejarah juga berupa fosil-fosil makhluk hidup, yaitu Fosil binatang, tumbuh-tumbuhan, dan fosil manusia sebagai pendukung kebudayaannya.

Sumber: Buku Berjudul ”Sejarah Nasional dan Umum, karya Dra. Siti Waridah Dkk”

Advertisements

2 thoughts on “Perbedaan Zaman “Flinstone” dan Zaman “Kertas”

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s