Jogja’s Diary

Didedikasikan untuk para “perantau” yang saat ini sedang ada di Rimba Jogja.

 

Minggu, 24  September 2013

Pukul 14.00 WIB

 

Malam ini, aku berada di tengah hiruk pikuknya jalan Malioboro. Kulangkahkan kakiku, menjejak di antara  ratusan, ah, mungkin ribuan manusia yang sedang mencuci mata. Ini kali pertama aku melancong sendirian. Mataku tertarik pada para pedagang kaki lima yang menggelar dagangannya di pinggir jalan. Namun, ketika seseorang memberi peringatan bahwa Satpol PP akan melintas, dengan sigap dan cekatan mereka membereskan dagangan mereka dan menggantungnya di leher mereka. Ada satu pemandangan menarik yang menyita perhatianku. Pandangan mataku tertuju pada seorang nenek tua, yang kebingungan membereskan dagangannya. Usianya sudah renta, ia tidak mampu bergerak cepat, Namun, sungguh diluar dugaan, pedagang kaki lima yang lain cepat-cepat membantu nenek itu.

 

TO BE CONTINUED 😀

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s